CERITA RAMADHAN
Wednesday, july 10, 2013 / 1
ramadhan 1434 H
Segera
ku shut down komputer di ruang
kerjaku. Segera berlari mengejar waktu yang terus melaju. Terdengar suara
klakson motor dan mobil saling bersahutan dari depan kantor. “macet amat
romannya” batinku berbisik.
Saat
ambil helm yang seingatku di dalamnya kuselipkan masker, tapi kulihat maskernya
tidak ada. Ku cari-cari lagi benar tidak ada.
“yah
gimana nih ga ada masker, ga enak banget, mana jauh lagi.” Aku mulai mengeluh.
“udah
si ve, sabar ya lagi puasa.” Menasehati diri sendiri.
Berlari
menuju parkiran motor, dan ternyata benar macet sekali di depan kantor yang
memang ada tenda yang isinya adalah jajanan untuk berbuka. Dari tahun ke tahun
selalu menjadi tradisi saat ramadhan tiba. Penuh dan sesak oleh orang yang
ingin jajan, disertai mobil dan motor yang ingin ikut parkir juga.
Ingin
ambil gambar dari nuansa seperti itu. Tapi rasanya tak mungkin karena banyaknya
orang. Ada beberapa kamera televisi yang meliput kegiatan di dalam tenda itu.
Tahun lalu aku selalu melihat di tipi kalau tenda di benhil itu menjadi liputan
di setiap berita. Sebenarnya pengen juga nengok ke kamera itu, sapa tau masuk
tipi kan. Hahaha
***
Jalannya
kendaraan pun tersendat sendat. Maju perlahan sambil ku perhatikan setiap
jajanan di tenda itu. Penuh memang, sehingga membuat macet kendaraan yang
lewat. Ternyata, jalanan yang biasanya tidak macetpun ikut macet karena
orang-orang yang ingin berbuka di rumahnya mungkin.
Sampai
pada titik lampu merah, pengendara motor menyalip dari arah kanan. Dan taukah
pemirsah. Padahal ia tahu bahwa kita sedang ada di posisi lampu merah. Tapi ia
ingin menerobos lampu merah karena dari arah lain tak ada mobil yang melaju.
Sampai pada akhirnya dia menyenggol sebelah kananku.
“aduh
si abang, ini kan lagi lampu merah, ga tau apa ya, udah tau ga muat, pake mau
nyalip lagi.” Aku terus bergeming sedangkan si pengendara sambil melambaikan
tangan kirinya seolah berbicara “maaf ya mba”
“astaghfirullah…
sabar ve, lagi puasa” kembali menasehati diri sendiri.
Saat
tiba disebuah jalan kecil perkampungan kebayoran lama samping rel. motorku
melaju standar dan seperti biasa. Tapi eh tapi, ada bapak-bapak yang sedang
mengusir ayam dari atas pohon agar tu ayam turun dan alhasil taukah pemirsah?
Aku ngerem mendadak karena ayamnya hampir mencolek mukaku.
“ya Allah, sabar sabar banget deh
ini lagi puasa. Ada-ada lagi si bapak ngusir ayamnya nanti aja apa klo aku udah
lewat, ya Allah, sabar-sabar ve”
Sepanjang perjalanan sampai di
rumah terus beristighfar. Ramadhan hari pertama tahun ini diuji kesabaran. Buat
pemirsah mungkin yang mengalami macet di jalan, sabar yah. Beneran si emang
menguji kesabaran banget kalau lagi macet itu.
CERITA RAMADHAN
Thursday, july 11, 2013 / 2
ramadhan 1434 H
Jalanan yang
macet selalu jadi topik deh kayanya selama bulan ramadhan. Begitupun dengan hari
ini. ditambah kondisi langit yang gelap pertanda ingin hujan. Saat aku
mengendarai sepeda motor masih belum turun hujan. Tapi baru seperempat dari
perjalananku hujan pun turun membasahi bumi. Subhanallah. Allahumma sayiban
nafi’an. Luar biasa sekali hujannya, dari Dia yang Maha Luar Biasa.
Buliran
air hujan satu persatu jatuh di kacamata yang ku kenakan. Membentuk biasan
cahaya ketika aku menatap lampu dari kendaraan di depanku. Ku atur nafasku agar
nafasku tak menambah buram kacamataku karena udara yang keluar. Tapi rupanya
kacamataku tak bisa menahan jumlah air yang menutupinya, sampai aku tak mampu
melihat dengan jelas lagi.
Kuputuskan
untuk berhenti di masjid karena aku tahu aku sudah tak mampu melanjutkan
perjalanan. Sekalipun aku nekat, maka resikonya sangat besar untuk diriku
sendiri. Kubelokkan motor ke arah menuju masjid. Dan itupun perlu perjuangan
keras untuk beberapa kali kucoba mencari benda yang tidak basah yang bisa
kupakai untuk membersihkan air di permukaan kacamataku.
Sesampainya
di masjid sudah banyak kerumunan para kaum ikhwan (laki-laki). Alhamdulillah,
masjid ini tak asing bagiku. Beberapa kali aku sering kesini untuk setiap
agenda ramadhanku, salah satunya adalah I’tikaf. Masjid AL-INSAN PATAL SENAYAN,
itulah tempatnya. Segera kubereskan jas hujanku dan melaju menuju tempat akhwat
(wanita).
Kulihat
seorang wanita yang duduk itu senyum merekah menyambut kehadiranku. Ah, aku
mengenalinya, PUJI JAHARA DOLOK SARIBU, teman kantorku.
“kak velly.” Sambutnya hangat
padaku.
“eh puji, Alhamdulillah ya ketemu
disini.” Aku tahu ia dijemput ayahnya tadi dari kantor. Dan setelah bercerita
dengannya tentang perjalanan dari kantor menuju masjid ini, segera kami
melangkah menuju ruang wudhu.
“Untuk
para jamaah, kami menyediakan ta’jil dan bisa diambil diluar masjid.” Kurang
lebih begitulah pengumuman dari speaker masjid yang kami dengar.
“eh
puji, ada ta’jil nya tuh, kita ambil yuk.” Ajakku padanya.
“ayo
kak vel.” Jawabnya semangat.
O
o. ternyata banyak sekali jamaah ikhwan diluar. Sedangkan akhwat hanya kami
berdua dan dua orang lainnya yang kami tidak kenal.
“yah
puji, anak laki semuanya, kamu aja deh yang ambil, aku ga usah makan ta’jilnya,
kan tadi aku bawa air dari kantor.”
“emang
kenapa si kak vel, ayo kita ambilnya berdua.”
“aku
ga pake kaos kaki puji, udah gpp kamu aja deh, aku minum aja nanti bukanya.”
Kaos kaki ku basah kuyup soalnya pemirsah, sedangkan diluar? Banyak ikhwan.
“gapapa
tau kak vel, rok nya kvelly turunin aja, kan ga keliatan.” Saran puji padaku.
“coba
ya, tunggu sebentar.” Sambil kuturunkan rok agar menutupi kakiku.
Akhirnya,
bisa pemirsah. Kami maju ke depan masjid dimana isinya adalah kaum adam dan
dengan PEDE nya kami melangkah kesana mengambil ta’jil.
“puji,
tungguin aku, jangan cepet-cepet ya.” Sambil kupegang tangannya.
“iya
kak vel.” Jawabnya enteng.
“puji,
itu anak lakinya ngeliatin kita ga yah?” PEDE banget nanya begitu ke si puji.
Ada juga males kali mereka ngeliatin.
“iyalah
kak, mereka heran ngeliatin ada satu cewek cantik.” Kata puji.
“kok
satu? Dua kali cewek cantiknya,” aku sambil tertawa.
“eh
iya kak dua ya.”
“aduh
aku malu ni puji.” Kami masih berjalan menuju tempat aman yang tentunya diluar
dari jamaah ikhwan itu.
Alhamdulillah,
tak lama kami duduk di tempat akhwat, waktunya berbuka telah tiba. Kulihat
langit yang semakin gelap. Dan hujan pun masih menemani kami berbuka puasa. Nikmatnya
berbuka bagi orang yang berpuasa.
“puji,
kamu tau ga? Dua kenikmatan orang yang berbuka?”
“apa
kak vel?”
“dua
kenikmatan orang yang berpuasa yaitu saat kita berbuka, dan saat kita bertemu
dengan Allah nanti. Semoga Allah menerima amal ibadah puasa kita ya puji.
aamiin”
“iya
kak vel, aamiin”
Ya
Allah, hari kedua puasa masih kujalani. Semoga Engkau berkahi ya Allah.
Terimakasih atas nikmatmu mempertemukan kami kembali dengan ramadhan tahun ini.
semoga ini menjadi ramadhan yang baik untuk kami. Aamiin
Sampai
ketemu di cerita ramadhan berikutnya yah. insyaAllah kalau panjang umur yah,
aamiin.
13 juli 2013 / 4 ramadhan
Ifthar jama’I pertama di ramadhan
tahun ini bersama Yayasan Sasmita Jaya. Disana ada pengelola dan pengurus
yayasan, para dosen unpam, guru2 SMK Sasmita, dan teman2 mahasiswa ukm dan hima
di unpam. Alhamdulillah very luxury for me, but I conscious that I can’t eat
all the food. So, I just eat enough. Hehehe
14 juli 2013 / 5 ramadhan
Ifthar jama’I kedua di ramadhan
ini bersama alumni rohis all angkatan. Paling sesepuh dari tahun 1996. Ada
angkatan 2007, 2008, 2009, 2010 ya sampe 2012 deh. Senang sekali, karena sudah
lama tidak berkumpul bersama mereka. Melihat kondisi dakwah sekolah di SMK 18
yang sekarang sedikit menurun, sangat sedih sekali. Semoga akan bangkit seperti
dulu bahkan lebih baik dari sebelumnya. insyaAllah.
19 juli 2013 / 10 ramadhan
Seharusnya aku ikutan ifthor
bersama teman2 kantor, tapi entah kenapa aku lebih prefer ke ifthor bareng
teman2 sekelas. Di miladnya galih suraji yang ke 22. Ada mba siska, eneng puti,
mamahnya dan jeje adiknya, pak eristo, galih dan ricky. Sederhana tapi cukup
mewah. Hehehe… karena banyak banget makanannya. Ada kolak yang spesial banget
buat galih buatan mamahnya eneng.
Ok galih suraji happy milad ya,
semoga berkah usianya dan semakin shaleh. Aamiin
20 juli 2013 / 11 ramadhan
Ta’jil on the road di kampus
unpam. Stand by dari jam setengah empat di kosan mba ami. Udah ada buah2an yang
akan dibuat es buah buat buka nanti. Next ke kampus dan kumpul utk briefing
juga. Aku stand by jaga buat nyiapin ta’jil untuk teman2. Yang lain siap dengan
membagikan ta’jil ke jalan.
Malamnya tarawih di masjid
ar-ridhwan daerah samping villa dago. Disana juga sekalian mabit untuk
persiapan sahur di rumah yatim.
21 juli 2013 / 12 ramadhan 1434 H
Jam dua bangun untuk qiyamul lail
dan langsung berangkat menuju rumah yatim untuk sahur bareng. Kali pertamanya
ikutan sahur bareng mereka dan nuansa yang berbeda. Alhamdulillah mereka juga
senang sekali. Selesai sahur shalat shubuh di masjid apa ya(lupa namanya) di
daerah gaplek masih dipinggir jalan.
Mampir ke kosan ratna, teh ratna
dan mba ami untuk numpang mandi persiapan acara sehari bersama al-qur’an. Jam
delapan stand by lagi di kampus untuk acara sehari bersama Al-Qur’an. Subhanallah
pembicara pertama ustad tauhid (taufik hidayat) dengan materi belajar tahsin.
Dilanjutkan tilawan one man one juz untuk mengkhatamkan qur’an dengan
teman-teman juga. Khatam juga lho kita. Alhamdulillah.
Next pemateri ialah ustad agus.
Luar biasa sekali materi yang diberikan beliau “dahsyatnya hafalan qur’an”
mengingatkan cerita dulu saat di kharisma risalah waktu belajar tahsin, talaqi,
sampai ke tahfidz, tapi berenti ditengah jalan. Hiks hiks, mau belajar lagi T_T
Selesai acara sore, langsung
pulang deh. Selesailah agendanya J
26 juli 2013 / 17 ramadhan 1434 H
Bukber bareng-bareng teman2
auditor di bakmi gang kelinci blok m square. Alhamdulillah semuanya ikutan. Bu
indri, bu ning, pak nizam, bu tini, uni, devia, mawar, epu, mba win, mba fit,
mpo norme, bu el, mb yanti, unyu, risky dan ely. Lengkap kan? Heheh… seneng deh
28 juli 2013 / 19 ramadhan 1434 H
Bukber lagi nih bersama teman
kampus. Di rumah pak joko di daerah BSD. Ada mba siska, ika, galih, ricky, dan
pak eris. Disini sekalian nengokin anaknya pak joko yang baru lahir.
Senengnya…. Namanya risky ramadhan. Kita kesana naik mobilnya pak eris.
2 agustus 2013 / 24 ramadhan 1434
H malam 25
I’tikaf bareng echi, di masjid
bani umar tangerang, sector Sembilan sonoan dikit. Alhamdulillah, ketemu zahro
temennya echi di ldk uin. Masjidnya subhanallah yah.
3 agustus 2013 / 25 ramadhan 1434
H malam 26
I’tikaf di al-‘azhom tangerang
bersama teman ldk imam. Ada ranika, alfi, nur, siti, fidzoh. Subhanallah juga
masjidnya. Katanya masjid dengan kubah terbesar tanpa tiang.
4 agustus 2013 / 26 ramadhan 1434
H malam 27
I’tikaf bareng echi lagi di kubah
mas. Subhanallah berasa umrah tau, banyak banget orang yang ikutan I’tikaf,
rame banget, ribuan orang kali itu mah. Alhamdulillah
5 agustus 2013 / 27 ramadhan 1434
H
Ifthor bareng sama temen liqo,
is, z, e. udah berempat aja, di rumah mba
6 agustus 2013 / 28 ramadhan 1434
H malam 29
I’tikaf di masjid raya sector Sembilan.
Alhamdulillah. Tidak terlalu banyak, tapi membludak, hehehe
7 agustus 2013 / 29 ramadhan 1434
H
Ifthor di ramadhan terakhir
bersama keluarga besar Hj Juriyah. Alhamdulillah, sambil nungguin sidang itsbat
, dan terputuslah kalau ramadhan itu berakhir di malam ini, dan besok udah
lebaran. Sedih deh…. Ramadhan udah mau pergi.
Ya Allah,,,, Alhamdulillah untuk
ramadhan tahun ini, hamba masih bisa bertemu dan merasakannya. Semoga Engkau
ijinkan hamba bertemu pada ramadhan berikutnya. Aamiin
Ya Allah…. Semoga ramadhan ini
menjadi ramadhan terbaik untuk hamba dari ramadhan sebelumnya. Aamiin
Terimakasih ya Allah
Happy ied Mubarak J
Maaf lahir batin J