Minggu, 06 Mei 2012

AMPLOP PUTIH ITU……………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


AMPLOP PUTIH ITU……………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!



oleh Velly Nurlaily Ardila pada 17 Januari 2012 pukul 22:21 · 

Tuesday, January 17, 2012. Ditengah briefing oleh bu indri. Terdengar sayup-sayup dari meja di ujung sana. Mba yanti yang tengah memegang amplop putih itu. “mba yanti udah ya?”. Iya udah, ni masih dikunci. Sambil menunjuk ke amplop putih itu. “mpo norme jg udah ya?”. Iya aku jg udah. Mpo norme pun menjawabnya. Si mawar kemana ya? Tanyaku. “iya sekarang giliran mawar”, mpo norme bilang gitu. “kok kita belum ya ka”, tanyaku pada eka puji. Dianya mah Cuma senyum senyum ngarep. Hahaha. 
Padahal udah mau pulang, tapi kok belum ada tanda-tanda mau dipanggil ya. “kita ga naek kali ya ka”. Tanyaku lagi pada eka puji, karena hanya kita berdua saja yang belum dipanggil. Lagi lagi si eka Cuma senyum. “ga papa dech ka, klo rejeki mah pasti ga kemana. Aku mau pulang dulu ya”, aku jawab demikian sambil merapikan tas, helm, dan tentengan lainnya. Sebenernya si nanya sendiri jawab sendiri. 

“ve………, next”, ah itu suara mawar. Oh ternyata aku dipanggil juga toh. Baiklah. Menuju ruangan dengan keribetan sendiri saat pulang. Ternyata bu ambar sudah menunggu dipintu itu. “assalamu’alaikum velly” sapanya dengan senyumnya yang khas. Entah, belakangan ini bu ambar sering menyapa lebih dulu dengan assalamu’alaikum.subhanallah sesuatu lah itu. “wa’alaikumsalam bu”, aku menjawab salamnya. Hanya kami berdua dalam ruangan itu. 

“bla…bla…bla…” panjang lebar beliau menjelaskan. Sambil disodorkan amplop putih itu dan di pojok kanan atas tertulis namaku VELLY NURLAILY ARDILA. Kuterima dengan hati yang begitu ikhlasnya. Hahaha..ya iyalah ikhlas…
“Ini CONFIDENTIAL ya velly”, aku paham betul kata ini. Kata yang pertama kali kudengar dari sumber informasi HRD waktu itu kurang lebih 3 tahun lalu. Kutanyakan pada temanku disamping yang jauh lebih senior. “mba confidential apa si?” tanyaku karena memang tak tau apa maksudnya. “CONFIDENTIAL ITU RAHASIA”, mba-mba itu menjawab pertanyaanku. Oh gitu ya mba. Soalnya tadi HRD nya ngomong confidential. Ceritaku lebih detail padanya. “kamu Tanya range-nya ga?”, ga mba. Aku jawab dengan polosnya. “aturan ditanya ya range-nya berapa”. Ini asal muasal aku tau kata confidential. Ok back to our topic. 
Ku jaga baik2 amplop putih bertuliskan namaku itu. Aku harus pulang dulu sebelum berangkat kuliah malam ini. Sampainya di rumah, shalat maghrib. Hampir aku lupa dengan amplop putih itu. kuceritakan semuanya pada mamah, termasuk kejadian hari ini di kantor spt apa. “mah, aku dapet amplop, bla…bla…bla…bla….”. Alhamdulillah….. mamah Cuma bilang itu. Buka sekarang ga nich?, aku menanyakan hal ini pada mamah. Padahal aku tak mau membuka amplop putih itu. Yaudah buka aja biar tau isinya. 
Akhirnya, kulepaskan rekatan pada amplop itu. Dan kumulai membaca apa isinya. “alhamdulillah”. Ya mungkin Cuma itu yang dapat menggambarkan bagaimana isinya. Waktu terus memburu diriku. Segera kusiapkan semuanya. Dan kuberangkat ke kampus. Hahahhaahaha…begitu dahsyatnyakah angka-angka di dalam tulisan amplop itu? Sepanjang jalan menuju kampus terbayang angka-angka di dalam amplop itu.

Aduh hari ini belajar apa ya? Kayanya ada tugas, udh dibawa belum ya? Hahahah….lagi dan lagi…sebegitu berpengaruhnya kah tulisan angka2 tadi??? Subhanallah, walhamdulillah, walaailahailallah wallahuakbar terus kulantunkan dzikirku padaNYA. Ya Allah……..

Kubayangkan lagi amplop tadi, dan terbesit dalam pikiranku. Warnanya putih seperti warna baju yang akan kukenakan nanti. Kain kafan. Ukurannya kotak, seperti tempat tinggalku nanti, kuburan. Dan nama itu, nama itu mungkinkah itu batu nisan yang akan bertuliskan nama ku. Astaghfirullah…..maafkan aku ya Allah.

Ya Allah, jika tak dapat aku  mendapatkannya, maka kutitipkan hal ini pada ibuku. Tapi jika nanti aku mendapatkannya, maka bimbinglah aku agar dapat menggunakannya dengan sebaik mungkin. Aamiin. Semoga ini bukan tulisan terakhirku.

Ya Allah, berkahilah kami atas apa yang kami dapatkan, atas rezeki yang Kau titipkan, ya Allah, jadikan kami orang yang lebih bersyukur dengan nikmat yang Kau beri pada kami. ringankanlah tangan kami untuk memberi dari sedikit yang kami punya, aamiin...

**VeNA**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar