Halaman

Sabtu, 26 Mei 2012

PENGUMUMAN KELULUSAN DAN HARI LAHIR (14 JUNI 2008)


PENGUMUMAN KELULUSAN DAN HARI LAHIR (14 JUNI 2008)


Masih teringat jelas bayang-bayang seragam putih abu-abu itu. Pengumuman dan keterangan L pada papan pengumuman yang dinanti nanti namun ditakut-takuti kalau kalau hasilnya mengecewakan. Sahabat, selamat membaca kisahku saat pengumuman kelulusan SMKN 18 JAKARTA tahun 2008.

Sms-sms yang mengucapkan selamat ulang tahun di hp ku itu sedikit tak kuhiraukan. Karena ada hal yang lebih penting dari itu semuanya. Yups… pengumuman kelulusan yang diibaratkan antara hidup dan mati oleh sebagian orang. Hufftt… itu terlalu berlebihan.

Pagi itu, aku telah bersiap menyongsong pengumuman dengan hati yang dag dig dug tak terkira. Perjanjian dengan 2 orang teman yang lain pun untuk berangkat bareng telah diusung jauh jauh hari sebelum hari H itu. Aku, mega (game over), dan ria yang tak lain adalah teman sekelasku waktu di 3AP2.

Rumah kami memang tak berdekatan, tapi juga tak berjauhan. Jadi sedang sedang saja. Kalau ke rumah game over, aku hanya tinggal berjalan kaki saja. Game over itu panggilan sayang aku untuk dia. Hahaha… agak nyentrik memang, namanya mega tapi panggilannya game over. Nah, Tapi kalau kerumah ria itu nanggung banget, mau naik mobil kedeketan, jalan kaki juga kejauhan.

“ayo game, kamu udah siap”, aku yang siap berangkat menyampar ke rumahnya. Karena memang rencana menggunakan motor bapaknya mega yang agak sadis. Maksudnya kurang pantes dikendarai anak wanita. Motornya itu kaya motor rx-king, hitam besar, ada warna kuningnya, trus bunyinya juga nampol. “iya ve, tunggu bentar ya”, dia sampil merapikan rambut dengan sisirnya.

“si ria mana game?” , aku bertanya sambil menahan perasaan yang dari dulu dulu dag dig dug. “iya nanti kesini dia ve”. Mega mengambil hp nya. Rupanya ada satu sms dari ria. “dari ria ve”, “apaan katanya?”, aku bertanya cepat. “yah elah, jilbabnya kecemplung, jadi basah, jadi dia ganti jilbab dulu”, betawinya dia keluar.

Setelah menunggu dan menunggu lumayan lama. “game, kita ke rumahnya aja yuk, jadi nanti sekalian jalan, ayo game, udah siang nih”, aku yang sedari tadi mulai bosan dengan menunggu. Tanpa basa basi, mega mengendari motornya itu. “kretek kretek kretek”…. Begitu ya bunyi motornya, eh bukan deng, “grong grong grong”… yah pokoknya begitu deh.

***

Perjalanan menyusuri arah sekolah yang tak terlalu ramai dan tak terlalu sepi. Sepanjang perjalanan ria hanya ngoceh minta maaf karena hal tadi. Kami tahu benar bahwa ini akan telat sampai sekolah. “ayo game, kita udah telat nih, eh tapi ati-ati ya”, “iya ve”, kata game. “eh coba sms siapa kek gitu”, aku mulai panik, karena melihat situasi yang pasti bahkan sangat pasti sudah terlambat. “iya bentar ve, aku sms nyo nyo”. Nyo nyo itu yanwar teman sekelas juga, yah paham dah kita kenapa dia sms nyo nyo, katanya si waktu itu lagi deket. Sudahlah cukup mereka dan Allah yang tahu.

“yah katanya udah lagi pengumumannya”, si ria sambil membaca sms dari nyo nyo. “yah tuh kan kita terlambat, coba donk tanyain kita lulus apa ga”, aku yang sangat penasaran memaksa ria untuk menanyakan. “iya ve kamu lulus, kamu juga game”, begitulah kata ria. Senyum menghias diwajah kami, sementara kami masih didaerah pondok pinang dan belum sampai ke sekolah.

“ayo game, aku belum bisa klo ga liat langsung”, aku terus memaksa. Mana mungkin bisa puas kalau hanya membaca sms dari seorang kawan, padahal yang lain melihat langsung. Padahal dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku ingin sekali melihat awal awal pengumuman itu dipampang dan diperlihatkan langsung kepada kami.  Tapi aku tak mendapatkan moment itu, aku tak melihat bagaimana ekspresi dari teman sejawat yang mungkin sama dag dig dug nya denganku.

***

Air mata tak mampu kubendung, saat ku melihat pengumuman itu. “hufffttt, ya Allah kenapa begitu nikmat sekali kabar ini”, melihat kawan-kawan yang masih larut dalam kesenangan bercampur sedih. Canda tawa bahagia yang terpancar dari wajah-wajah yang akan menghadapi kehidupan sesungguhnya. Meski aku tak dapat melihat dari awal, tapi ini sudah cukup mewakili semua perasaanku. Terimakasih ya Allah. Meski waktu itu ada satu diantara kami yang bertanda “TL”.

Sampai ditengah lapangan, ada nyanyian kecil dari teman-teman kelas tentang selamat ulang tahun untukku. Ah… sampai aku melupakan hari ulang tahunku yang tepat hari ini. Semakin membuatku haru dan berfikir bahwa tak ada alasan untuk tidak bersyukur atas semua nikmat dari-Nya. Sungguh ini adalah hadiah terindah yang pernah kualami. Kelulusan saat tepat di hari lahirku.

Terimakasih ya Allah, Kau telah mengatur segalanya. Hingga hampir perjalanan 4 tahun tentangku, tentang kami semua. Sungguh itu akan menjadi kenangan yang tak kan terlupa hingga dapat kami ceritakan jika memang Kau ijinkan kepada anak-anak kami, bahkan cucu-cucu kami.

Sahabatku dan seluruh keluarga besar SMKN 18, inilah sedikit ceritaku 4 tahun lalu. Bagaimana dengan ceritamu?, Katanya untuk tahun ini tanggal 26 Mei ini ya pengumumannya. Ya Allah , semoga mendapat hasil yang terbaik, lulus 100 %. Amiin… dan harus siap fisik, mental, untuk menghadapi dunia lain ya. heehhe


*VeNA*

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar