JAUH DEKAT 2000
Kira-kira, kalau baca tulisan dari judulnya biasanya
bacanya dimana??? Yups, betul, untuk teman-teman yang biasa naik metromini,
ataupun kopaja pasti sering baca tulisan JAUH DEKAT 2000. Tapi kok bisa yah,
itu ga adil namanya. Lah kok gitu? Iyalah, masa disamain si ongkos orang yang
jaraknya dekat sama yang jaraknya jauh. Rugi donk di penumpang. Bener kan?
Bener donk? :P
Tapi, tulisan sahabat ve disini bukan untuk
mempermasalahkan ketidakadilan terhadap masalah ongkos yang satu ini. Tapi ada
yang jauh lebih penting untuk nasihat sahabat ve pribadi.
Sahabat, seringkah kita mengeluh dengan perjalanan
panjang yang melelahkan karena jarak yang jauh? Belum lagi ditambah kemacetan
jalan raya, kejamnya lingkungan selama kita diperjalanan. Mungkin pernah
terlintas dalam benak kita ketika kita sedang dalam menempuh perjalanan untuk
belajar, untuk menuntut ilmu, untuk beribadah pada-NYA.
Namun, keseringan dari kita adalah mengeluh dan
mengeluh. Lantas ketika kita dihadapkan dengan perjalanan yang dekat untuk
belajar, untuk menuntut ilmu, dan untuk beribadah kita akan lebih santai dan
tidak dibebani dengan tumpukan rintihan ketika di perjalanan.
Ini dia inti tulisan sahabat ve. Berhubung sahabat ve
ini anak jalanan. (iiiihhh serem, jadi atut). Maksudnya hampir 3 jam lebih yang
sahabat ve lakukan hanya untuk waktu yang sahabat ve lakukan untuk dijalan
saja. (percaya ga? Percaya donk please, ih ogah ah, musyrik tau :P)
Apa maknanya? Maknanya adalah, apakah itu perjalan
yang singkat? Ataukah mungkin itu perjalanan yang begitu panjang dan
melelahkan. Masing-masing setiap manusia memiliki perbedaan bagaimana
menanggapi hal ini.
Coba sekarang kita tengok pribadi kita, mengeluh
untuk perjalan yang jauuuuuuuuuuuuuhhhh sekali ataupun untuk melakukan
perjalanan yang dekaaaaaaaaaaaaaatttt sekali, maka lakukan kegiatan itu dengan
niat dan tujuan yang sama. Karena Allah, karena Allah, dan untuk Allah. Mengharapkan
ridho dari-Nya.
Jadi, jauh ataupun dekat, sama saja. Tidak ada
masalah, bahkan ada malah yang datang ketika itu perjalanan yang singkat dia
malah menyepelekan dan bersantai santai dulu, dan mungkin malah telat sampai ditempat
tujuan. Tapi beda perjuangan dengan teman-teman yang berjalan jauh lebih jauh
dibandingkan mereka yang berjalan lebih dekat.
Jauh atau dekat, tetap niatkan hanya karena Allah
satu tujuan. Menyiapkan perjalanan jauh dan dekat sama-sama baiknya. Tidak mengeluh
saat perjalanan jauh, tidak menyepelekan dan bersantai santai ria saat
perjalanan dekat. Lakukan sama saja. Seperti jauh dekat 2000.
Semoga Allah limpahkan kekuatan kita dalam menapaki
setiap jalan yang kita lalui. insyaAllah, hanya pada-Nya ku memohon kekuatan
pada diriku. Terimakasih ya Allah.
Tetap semangat dan saling
mendoakan yah :)
*VeNA*

















